JERAT INDONESIA, GARUT (4/23) Pandemi Covid-19 masih merebak di seluruh penjuru dunia,
membuat semua orang mau tidak mau melakukan segala cara untuk bisa bertahan
hidup di saat seperti ini. Merancang bisnis pada era new normal perlu
perhatikan perubahan perilaku pasar. Hal itu dibutuhkan agar bisnis bisa
berkembang di tengah situasi yang masih dilanda pandemi ini. Semua pedagang
harus mengembangkan inovasinya untuk menciptakan gebrakan baru.
Menurut Dian(40)
selaku pelaku bisnis di era digital mengutarakan kalau era bisnis saat ini identik
dengan penggunaan media digital melalui ponsel. Seperti pada media platform Shopee,
TokoPedia, Lazada, dll. Sekarang juga banyak tersedia layanan menonton seperti
Netflix atau Viu yang mengalami kenaikan pengguna karena semua orang pasti akan
lari kesana ketika mereka merasa bosan. Kegiatan amal pun turut alami kenaikan
selama pandemi karena naiknya kesadaran.
Dian selaku
pemilik PT. Sanga Padaloma Rekayasa memproduksi segala macam kerudung, masker,
baju muslim, dan lain-lain. Ia memulai melakukan promosi diberbagai media platform
untuk mempermudah pemasaran agar konsumen tertarik dengan produk yang
ditawarkan. Terutama, untuk merancang bisnis."Permasalahan saat ini
bagaimana caranya kita bisa bersaing dengan sehat untuk meningkatkan penjualan
di era pandemi ini, menciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat menarik para
pembeli”katanya.
Kalangan
industri dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif baik terkait produk maupun
teknik pemasaran agar bisa bertahan di masa pandemi. Di sisi harus mulai menyesuaikan
kehidupan di era new normal para pengusaha harus terus memunculkan peluang usaha
yang menguntungkan. Dengan adanya perusahaan yang masih aktif juga dapat
membantu beberapa orang yang kesulitan dalam mencari pekerjaan.
“saya juga
senang karena dapat membantu semua orang ketika keadaan sedang rapuh seperti
ini, menciptakan lapangan kerja untuk beberapa orang” tambahnya.
Dia
mengatakan COVID-19 telah merubah seluruh hiruk pikuk masyarakat dan
perekonomian. Oleh karena itu untuk bertahan dalam situasi krisis seperti
sekarang ini diantaranya buka usaha sendiri. Tetapi bagaimana buka usaha yang
pada waktu normal saja susah, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini,
tentu harus melakukan riset dan melihat peluang di mana barang kita akan masuk,
produk apa yang sedang melejit dan lebih banyak di butuhkan konsumen.
"Jika ingin
memulai usaha, maka pilihlah produk atau barang yang akan dijual tersebut akan
banyak menarik pelanggan dan memang sangat dibutuhkan, seperti barang kebutuhan
rumah tangga, pakaian, kerudung, dan produksi masker dengan model modern dan
saya juga menerima pesanan untuk gambar atau tulisan apapun yang diinginkan
pembeli" ungkap Dian.
Inovasi sangat diperlukan untuk
menjaga keberlangsungan industri di tengah kondisi krisis pandemi Covid-19
seperti saat ini, yang mana telah melemahkan daya beli konsumen dan
perekonomian di semua sektor.
Sekarang tinggal bagaimana para
pelaku industri mempertahankan pengelolaan agar supaya angka target penjualan
tetap naik. Semua orang harus pandai menggoreng media sosial dan memahami
bagaimana algoritma setiap media platform sebagai media pemasarannya.







0 Komentar